Showing posts with label Microsoft Excel. Show all posts
Showing posts with label Microsoft Excel. Show all posts

Saturday, April 2, 2016

Macam-macam Jenis Fungsi dan Formula dalam Microsoft Excel

Tempat yang tepat untuk belajar Ilmu Komputer - Macam-macam Jenis Fungsi dan Formula dalam Microsoft Excel. Hallo pemirsa! Pada hari yang baru dan cerah ini, pastinya anda mempunyai semangat yang baru. Dan pada hari ini saya akan membagikan sebuah artikel yang sangat bermanfaat bagi anda para pengguna Microsoft Excel, yaitu Macam-macam jenis fungsi dan formula dalam microsoft excel dengan lengkap. Workbook Microsoft Excel memberi Anda tempat yang nyaman untuk menyimpan dan mengolah data. Namun Anda bisa berbuat lebih banyak dengan data dalam Excel. Dengan menggunakan fungsi atau formula tertentu, Anda bisa mengolah data sehingga menghasilkan output sesuai dengan yang Anda inginkan. Dalam Excel perintah-perintah yang digunakan untuk mengolah data, disimpan dalam sebuah fungsi yang dikelompokkan dalam berbagai macam kategori.


Berikut adalah macam-macam jenis Fungsi dan Formula dalam Microsoft Excel


1. Fungsi statistik


Fungsi statistik adalah fungsi yang digunakan untuk mengolah data yang berupa numerik atau angka hanya saja operasi ini dilakukan dengan statistik.

Macam-macam jenis dari fungsi statistik adalah sebagai berikut :
  • MIN digunakan untuk menampilkan nilai numerik yang terkecil atau minimum, nilai numerik dapat diisi langsung dengan angka numerik atau range data alamat cell yang berisi angka numerik. Sintaks dari MIN adalah :
=MIN(Range nilai numerik)

  • MAX adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan numerik terbesar atau maximum dari sekumpulan data yang terdapat di Microsoft Excel. Sintaks dari MAX adalah :
=MAX(Range nilai numerik)

  • AVERAGE digunakan untuk menampilkan rata-rata dari sekumpulan data yang terdapat di Microsoft Excel. Sintaks dari AVERAGE adalah : 
=AVERAGE(Range nilai numerik)

  • COUNT digunakan untuk menghitung jumlah sel (cell) dalam suatu range atau group data yang ada nilainya. Sintaks dari COUNT adalah :
=COUNT(Range nilai numerik)

2. Fungsi Aritmatika


Fungsi Aritmatika merupakan fungsi yang berisi perintah-perintah untuk mengolah data yang berupa numerik atau angka. Dengan demikian, jika Anda menggunakan fungsi aritmatika untuk mengolah data selain angka maka hasilnya tidak akan seperti yang diharapkan.

Macam-macam jenis dari Fungsi Aritmatika adalah sebagai berikut :
  • SUM digunakan untuk menampilkan hasil penjumlahan nilai numerik. Nilai numerik bisa diisi langsung dengan angka, atau bisa juga diisi dengan range data alamat sel yang berisi nilai numerik. Sintaks dari SUM adalah :
=SUM(Nilai numerik)

  • MOD digunakan untuk menampilkan sisa hasil bagi dari nilai numerik dalam Microsoft Excel. Sintaks dari MOD adalah :
=MOD(Nilai numerik)

  • ROUND digunakan untuk membulatkan angka desimal sesuai dengan jumlah digit desimal yang Anda inginkan untuk mengolah suatu data. Sintaks dari ROUND adalah :
=ROUND(Nilai desimal,Jumlah digit desimal yang ingin dibulatkan)

3. Fungsi Logika


Fungsi Logika merupakan sekumpulan fungsi yang berisi perintah-perintah untuk mengoperasikan data secara logika. Data yang akan diolah dengan fungsi logika ini tidak terbatas pada numerik, text ataupun date/time.

Macam-macam jenis dari Fungsi Logika adalah sebagai berikut :

1.) Fungsi IF

Fungsi IF dalam Microsoft Excel memiliki dua jenis Fungsi yaitu :
Baca Selengkapnya Mengenai : Memahami perintah dasar dalam Formula IF di Microsoft Excel dengan Mudah

  • Fungsi IF Tunggal
Sintaks pada Fungsi IF Tunggal adalah :
=IF(Ekspresi logika,Nilai benar,Nilai salah)
Contoh : =IF(A1>=78,"LULUS","TIDAK LULUS")
Dalam contoh tersebut bisa kita artikan bahwa jika nilai pada sel A1 lebih besar atau sama dengan 78 maka hasilnya LULUS jika tidak maka hasilnya TIDAK LULUS.
Baca Selengkapnya Mengenai : Menggunakan perintah IF Tunggal dalam Microsoft Excel

  • Fungsi IF Ganda atau Majemuk
Adakalanya permasalahan tidak hanya cukup diselesaikan dengan satu fungsi saja tetapi harus diselesaikan dengan beberapa fungsi IF.
Sintaks pada Fungsi IF Ganda atau Majemuk adalah :
=IF(ekspresi logika,nilai benar,IF(ekpresi logika,nilai benar,IF(…….)) maksimum 8 IF.
Contoh : =IF(A1>=80,"Baik",IF(A1>=78,"Cukup","Kurang"))
Dalam contoh tersebut bisa kita artikan bahwa jika nilai pada sel A1 lebih besar atau sama dengan 80 maka hasilnya Baik, jika nilai pada sel A1 lebih besar atau sama dengan 78 maka hasilnya Cukup, Jika tidak memenuhi kedua persamaan tersebut maka hasilnya Kurang.
Baca Selengkapnya Mengenai : Menggunakan IF Majemuk dalam Microsoft Excel

2.) Fungsi AND

Fungsi AND digunakan untuk menguji kebenaran persyaratan semua isi sel (cell) pada lembar kerja. Bernilai TRUE jika semua syarat terpenuhi dan bernilai FALSE jika salah satu syarat tak terpenuhi.
Sintaks pada Fungsi AND adalah sebagai berikut :
=AND(syarat1,syarat2,syarat3.....syarat-N)

3.) Fungsi OR

Fungsi OR dalam Microsoft Excel merupaka kebalikan dari Fungsi AND yaitu digunakan untuk menguji kebenaran persyaratan salah satu isi sel (cell) pada lembar kerja. Bernilai TRUE jika salah satu syarat terpenuhi dan bernilai FALSE jika semua syarat tak terpenuhi.
Sintaks pada Fungsi OR adalah sebagai berikut :
=OR(syarat1,syarat2,syarat3.....syarat-N)

4. Fungsi pembacaan tabel atau pencarian tabel


Microsoft Excel menyajikan tabel secara vertikal dan horizontal. Dalam fungsi pembacaan tabel pada program Microsoft Excel juga secara horizontal (HLOOKUP) dan secara vertikal (VLOOKUP).

1.) Untuk mencari data (pembacaan data) dari suatu topik, data harus diurutkan (sort). Cara untuk mengurutkan suatu data, yaitu :
  • Sorot atau drag seluruh range yang akan diurutkan
  • Klik kanan pada range yang telah di sorot atau drag
  • Lalu pilih sort
  • Klik tombol [A-Z] untuk mengurutkan data secara Ascending
  • Klik tombol [Z-A] untuk mengurutkan data secara Descending
Ascending adalah pengurutan data dari yang terkecil hingga terbesar atau pengurutan data dari huruf awal sampai huruf terakhir.

Descending adalah pengurutan data dari yang terbesar hingga terkecil atau pengurutan data dari huruf terakhir hingga huruf awal.

2.) Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP

Perintah ini seringkali dikenal dengan fungsi pembacaan tabel. Untuk menggunakan perintah ini harus ada dua tabel atau lebih. Salah satu tabel berfungsi sebagai tabel pembaca dan tabel lainnya sebagai tabel yang dibaca (tabel sumber/data source). Antara tabel pembaca dan tabel sumber harus memiliki data yang sama sebagai kunci pembacaan.
Baca Selengkapnya Mengenai : Menggunakan VLookup dan HLookup di Microsoft Excel

5. Fungsi Text


Fungsi Text merupakan kumpulan fungsi yang berisi perintah-perintah yang digunakan untuk mengolah data yang berupa text atau string.

Macam-macam jenis dari Fungsi Text adalah sebagai berikut :


  • LEFT digunakan untuk menampilkan sejumlah karakter dari posisi yang paling kiri. Sintaks pada LEFT adalah sebagai berikut :
=LEFT(Nilai string,Jumlah huruf dari kiri)

  • RIGHT digunakan untuk menampilkan sejumkah karakter dari posisi yang paling kanan. Sintaks pada RIGHT adalah sebagai berikut : 
=RIGHT(Nilai string,Jumlah huruf dari kanan)

  • MID digunakan untuk menampilkan sejumlah karakter dari posisi tengah. Sintaks pada MID adalah sebagai berikut :
=MID(Alamat sel,Posisi huruf dari kiri,jumlah huruf yang ingin ditampilkan dari posisi tersebut)

  • LEN digunakan untuk menampilkan jumlah huruf atau karakter dari suatu nilai string. Sintaks pada LEN adalah sebagai berikut :
=LEN(Nilai string) 
Baca Juga Mengenai : Rumus dasar Microsoft Excel beserta contoh soalnya

Sekian artikel yang saya bagikan kepada anda tentang Macam-macam Jenis Fungsi dan Formula dalam Microsoft Excel. Jika masih kurang jelas atau ada pertanyaan, silahkan berkomentar dengan kata - kata yang sopan di kolom komentar yang sudah disediakan. Jika artikel ini bermanfaat bagi anda silahkan share/bagikan kepada teman anda yang kekurangan gizi artikel yang bermanfaat :). Jika anda ingin mengetahui artikel terbaru dari blog ini silahkan anda follow saya melalui Google+, Karena nilai (+) selalu bermanfaat kepada orang yang mendapat nilai (-) hehehe.
Read more

Cara memperbaiki kesalahan dalam perhitungan Microsoft Excel

Tempat yang tepat untuk belajar Ilmu Komputer - Cara memperbaiki kesalahan dalam perhitungan Microsoft Excel. Hallo pemirsa! Pada hari yang baru dan cerah ini, pastinya anda mempunyai semangat yang baru. Dan pada hari ini saya akan membagikan sebuah artikel yang sangat penting dalam berbagai perhitungan dalam Microsoft Excel, yaitu Bagaimana cara memperbaiki kesalahan dalam perhitungan Microsoft Excel dengan mudah. Memasukkan perhitungan dalam sebuah worksheet, akan memberikan jawaban berharga untuk pertanyaan tentang data Anda. Walaupun terdapat kemungkinan selalu benar, namun bagaimanapun juga bisa saja terjadi kesalahan dalam formula. Pastinya dalam mengolah data dalam Microsoft Excel anda pernah mengalami berbagai masalah (Error) yang dapat menimbulkan stress pada diri anda, untungnya saya hari ini dapat membantu anda mengatasi Error tersebut. Yuk! mari kita simak pembahasan beserta caranya dibawah ini.

Cara untuk mencegah kesalahan dalam microsoft excel adalah dengan menandai sel-sel yang digunakan dalam perhitungan akan menunjukkan adanya kesalahan yang terjadi. Proses pengujian perhitungan akan menunjukkan adanya kesalahan yang terjadi. Proses pengujian kesalahan sebuah worksheet dalam formula disebut dengan Auditing.

Berikut adalah cara mengatasi error/masalah yang sering terjadi dalam Microsoft Excel


1. ######


Kesalahan/Error yang sering muncul atau terjadi yang pertama adalah ######, yang dimaksud dalam tanda tersebut adalah Rumus yang anda masukan sudah benar, tetapi ukuran kolom/baris kurang lebar.

Solusinya adalah Atur lebar kolom atau tinggi barisnya agar sesuai dengan character/nilai pada kolom tersebut.

2. #NAME?


Kesalahan/Error yang sering muncul atau terjadi yang kedua adalah #NAME?, yang dimaksud dalam tanda tersebut adalah Terjadinya kesalahan dalam penulisan rumus atau rumus yang anda masukkan tidak dikenal.

Solusinya adalah Betulkan nama rumus yang anda masukkan.

3. #N/A


Kesalahan/Error yang sering muncul atau terjadi yang ketiga adalah #N/A, yang dimaksud dalam tanda tersebut adalah Rumus yang anda masukan sudah benar, namun tidak ada nilai yang tersedia.

Solusinya adalah Ganti atau masukkan nilai yang benar.

4. #DIV/0!


Kesalahan/Error yang sering muncul atau terjadi yang keempat adalah #DIV/0!, yang dimaksud dalam tanda tersebut adalah Rumus yang anda masukan sedang mencoba membagi dengan nol.

Solusinya adalah Jika nilai pembagi memang benar-benar 0, maka perlu anda ganti atau diubah nilai pembaginya.

5. #VALUE!


Kesalahan/Error yang sering muncul atau terjadi yang kelima adalah #VALUE!, yang dimaksud dalam tanda tersebut adalah Rumus yang anda masukan berisi data (argument) yang salah.

Solusinya adalah Betulkan tipe datanya.

6. #NULL!


Kesalahan/Error yang sering muncul atau terjadi yang keenam adalah #NULL!, yang dimaksud dalam tanda tersebut adalah 2 nilai yang ditetapkan tidak memiliki kesesuaian.

Solusinya adalah Betulkan salah satu nilai agar terjadi kesesuaian antar keduanya.

7. #NUM!


Kesalahan/Error yang sering muncul atau terjadi yang ketujuh adalah #NUM!, yang dimaksud dalam tanda tersebut adalah Angka/nomor yang anda masukkan tidak sah untuk rumus yang anda pakai.

Solusinya adalah Betulkan nomor tersebut agar sah untuk rumus yang anda pakai atau gunakan.

Sekian artikel yang saya bagikan kepada anda tentang Cara memperbaiki kesalahan dalam perhitungan Microsoft Excel. Jika masih kurang jelas atau ada pertanyaan, silahkan berkomentar dengan kata - kata yang sopan di kolom komentar yang sudah disediakan. Jika artikel ini bermanfaat bagi anda silahkan share/bagikan kepada teman anda yang kekurangan gizi artikel yang bermanfaat :). Jika anda ingin mengetahui artikel terbaru dari blog ini silahkan anda follow saya melalui Google+, Karena nilai (+) selalu bermanfaat kepada orang yang mendapat nilai (-) hehehe.
Read more

Saturday, March 26, 2016

Menggunakan VLookup dan HLookup di Microsoft Excel

Tempat yang tepat untuk belajar Ilmu Komputer - Menggunakan VLookup dan HLookup di Microsoft ExcelHallo pemirsa! Pada hari yang baru dan semangat baru ini, saya akan membagikan artikel tentang Menggunakan VLookup dan HLookup di Microsoft Excel, artikel ini sangat berguna dan bermanfaat bagi anda para pengguna Microsoft Excel. Sebelum saya membahas artikel tersebut, mari kita simak perbedaan dan fungsi dari Vlookup dan Hlookup dalam Microsoft Excel. Langsung saja kita lihat dengan seksama jawaban dan penjelasannya di bawah ini.


Perbedaan VLookup dan HLookup dalam Microsoft Excel


VLookup (Vertical Lookup) adalah fungsi dalam microsoft excel yang digunakan untuk mencari dan mengambil data secara vertikal, sedangkan HLookup (Horizontal Lookup) adalah fungsi dalam microsoft excel yang digunakan untuk mencari dan mengambil data secara horizontal.

Fungsi dari VLookup dan HLookup dalam Microsoft Excel


Fungsi dari VLookup dan HLookup ini sama, yaitu fungsi dalam microsoft excel yang digunakan untuk mencari dan mengambil data dari suatu tabel referensi berdasarkan nilai-nilai tertentu.

Menggunakan VLookup dan HLookup di Microsoft Excel


Sintaks pada VLookup adalah :
=VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])
Sintaks pada HLookup adalah :
=HLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])
Contoh penerapan dari kedua rumus microsoft excel tersebut akan saya buat dalam bentuk Contoh Soal yang mengenai Daftar Gaji Pegawai, dibawah ini :


Dengan ketentuan soal sebagai berikut :
1. Status
Untuk Status, Jika mempunyai anak, maka statusnya menikah, dan jika tidak maka statusnya single.

2. Gapok
Untuk Gapok, menggunakan Fungsi VLookup untuk mengisi kolom gapok berdasarkan tabel pada sel C15.

3. Tunjangan
Untuk Tunjangan, diambil dari ketentuan sebagai berikut :

  • Jika jumlah anak 1-2 maka tunjangannya 300000
  • Jika jumlah anak 3 atau lebih maka tunjangannya 400000
  • Jika tidak mempunyai anak maka tunjangannya 0
4. Bantuan Transport
Untuk Bantuan Transport, menggunakan Fungsi HLookup untuk mengisi kolom bantuan transport berdasarkan tabel pada sel H15.

5. Total Income
Untuk Total Income, diperoleh dari jumlah seluruh pendapatan.
Baca Terlebih dahulu : Memahami perintah dasar dalam Formula IF di Microsoft Excel dengan Mudah
Mari kita bersama membahas soal yang saya buat tersebut, di bawah ini :

1. Status
Kita lihat bahwa untuk Status terlihat jelas bahwa kita harus menggunakan Fungsi IF Tunggal, maka kita bisa membuat rumusnya, seperti ini :
=IF(D7>0,"Menikah","Single") lalu tekan enter.
Baca Selengkapnya Mengenai : Menggunakan perintah IF Tunggal dalam Microsoft Excel 
2. Gapok
Karena berdasarkan ketentuan soal mengenai Gapok tersebut adalah menggunakan VLookup, mari kita lihat penjelasan menggunakan VLookup di bawah ini :
=VLOOKUP(C7,$C$16:$D$19,2,FALSE) lalu tekan enter.
Pada ketentuan soal dan rumus diatas, kita mencari Gapok berdasarkan pendidikan, di rumus yang saya jawab tersebut kita mengetahui sel C7 adalah sebagai Lookup_value atau data yang ingin kita cari, data ini berdasarkan kolom pertama dari kiri pada tabel referensinya atau Table_array adalah sel C16 sampai D19 (Berdasarkan rumus yang saya buat diatas terlihat C16 adalah $C$16 dan D19 adalah $D$19, hal ini dimaksudkan agar sel tersebut absolut atau tidak berubah jika kita mengcopy rumus tersebut kebawah).

Pada Range_lookup-nya di masukkan pilihan FALSE agar menampilkan nilai yang sama persis, agar tidak ada kesalahan dalam mengisi data tersebut.

3. Tunjangan
Untuk Tunjangan, sudah terlihat bahwa kita harus menggunakan fungsi IF Majemuk/Ganda, jadi bisa kita buat rumusnya seperti dibawah ini :
=IF(AND(D7=>1,D7<=2),200000,IF(D7>=3,400000,0)) lalu tekan enter.
Baca Penjelasannya dalam : Menggunakan IF Majemuk dalam Microsoft Excel 
4. Bantuan Transport
Karena berdasarkan ketentuan soal mengenai Bantuan Transport tersebut adalah menggunakan HLookup, mari kita lihat penjelasan menggunakan HLookup di bawah ini :
=HLOOKUP(C7,$I$15:$L$16,2,FALSE) lalu tekan enter
Untuk penjelasannya hampir sama dengan VLookup hanya saja tabelnya berbentuk horizontal.

5. Total Income
Untuk Total Income, menjumlahkan seluruh pendapatan, berarti kita menggunakan fungsi SUM, maka bisa kita buat rumusnya sebagai berikut :
=SUM(F7:H7) lalu tekan enter.
Baca juga : Rumus dasar Microsoft Excel beserta contoh soalnya
Maka hasil dari yang kita kerjakan akan seperti dibawah ini :


Sekian artikel yang saya bagikan kepada anda tentang Menggunakan VLookup dan HLookup di Microsoft Excel. Jika masih kurang jelas atau ada pertanyaan, silahkan berkomentar dengan kata - kata yang sopan di kolom komentar yang sudah disediakan. Jika artikel ini bermanfaat bagi anda silahkan share/bagikan kepada teman anda yang kekurangan gizi artikel yang bermanfaat :). Jika anda ingin mengetahui artikel terbaru dari blog ini silahkan anda follow saya melalui Google+, Karena nilai (+) selalu bermanfaat kepada orang yang mendapat nilai (-) hehehe.
Read more

Saturday, March 19, 2016

Menggunakan IF Majemuk dalam Microsoft Excel

Tempat yang tepat untuk belajar Ilmu Komputer - Menggunakan IF Majemuk dalam Microsoft Excel. Hallo pemirsa! Sebelumnya saya telah membagikan sebuah artikel tentang Menggunakan perintah IF Tunggal dalam Microsoft Excel . Pada hari ini saya akan membagikan materi atau artikel yang berlanjut dari artikel sebelumnya, yaitu tentang Cara mudah menggunakan IF Majemuk dalam Microsoft Excel. Apakah anda mengetahui apa itu IF Majemuk? ya, IF Majemuk itu adalah sebuah logika IF dalam Microsoft Excel yang berkelanjutan atau ganda, sehingga IF Majemuk ini sangat menguras pikiran pemirsa. Nah untungnya anda datang ke blog yang tepat, di kali ini saya akan menjelaskan dengan sangat detail dengan membahas contoh soal yang saya buat. Oke, Langsung saja saya akan perlihatkan bagaimana cara mudah menggunakan IF Majemuk dalam Microsoft Excel yang saya bagikan dengan menggunakan contoh soal yang saya buat agar pemirsa atau pembaca dapat mengerti artikel ini dengan baik.

Berikut di bawah ini saya mempunyai soal yang telah saya buat tentang Data Penerbangan Pesawat, yaitu :



Dengan Ketentuan Soal sebagai berikut :
1. Asal Kloter
Untuk Asal Kloter, diambil dari huruf pertama dari Kode Penerbangan.

2. Kota Kloter
Untuk Kota Kloter, diambil dari ketentuan sebagai berikut :

  • Jika huruf pertama dari Kode Penerbangan adalah J, maka Asal Kloter nya Jakarta.
  • Jika huruf pertama dari Kode Penerbangan adalah B, maka Asal Kloter nya Bandung.
  • Jika huruf pertama dari Kode Penerbangan adalah S, maka Asal Kloter nya Surabaya.
3. Jenis Tiket
Untuk Jenis Tiket, diambil dari ketentuan sebagai berikut :
  • Jika huruf kedua dari Kode Penerbangan adalah E, maka Jenis Tiket nya Ekonomi.
  • Jika huruf kedua dari Kode Penerbangan adalah V, maka Jenis Tiket nya VIP.
4. Harga
Untuk Harga, diambil dari ketentuan sebagai berikut :
  • Jika Asal Kloter nya Jakarta dan Jenis Tiket nya VIP maka Harga nya 2500000 Rupiah.
  • Jika Asal Kloter nya Jakarta dan Jenis Tiket nya Ekonomi maka Harga nya 2000000 Rupiah.
  • Jika Asal Kloter nya Bandung dan Jenis Tiket nya VIP maka Harga nya 2350000 Rupiah.
  • Jika Asal Kloter nya Bandung dan Jenis Tiket nya Ekonomi maka Harga nya 1950000 Rupiah.
  • Jika Asal Kloter nya Surabaya dan Jenis Tiket nya VIP maka Harga nya 2750000 Rupiah.
  • Jika Asal Kloter nya Surabaya dan Jenis Tiket nya Ekonomi maka Harga nya 2150000 Rupiah.
5. Asuransi
Untuk Asuransi, diambil dari ketentuan sebagai berikut :
  • Jika Kota Kloter nya Jakarta, maka biaya Asuransi nya 5%.
  • Jika Kota Kloter nya Bandung, maka biaya Asuransi nya 3,5%.
  • Jika Kota Kloter nya Surabaya, maka biaya Asuransi nya 6%.
6. Total Bayar
Untuk Total Bayar, Harga ditambah Asuransi.

7. Total
Untuk Total, dijumlahkan dari masing-masing sel tersebut.

Baca Juga : Memahami perintah dasar dalam Formula IF di Microsoft Excel dengan Mudah

Dan Mari kita membahas dari soal dan ketentuan tersebut, dibawah ini :
1. Asal Kloter
Karena Asal Kloter di sel C5, dan Kita mengambil Huruf pertamanya, maka dapat di tulis rumusnya sebagai berikut :
=MID(C5,3,1) lalu tekan enter.
Kalau males ngetik untuk sel bawahnya tinggal tarik aja ya hehehe.

Baca Juga : Rumus dasar Microsoft Excel beserta contoh soalnya

2. Kota Kloter
Dapat kita ketik rumusnya sebagai berikut :
=IF(MID(C5,3,1)="J","Jakarta",IF(MID(C5,3,1)="B","Bandung","Surabaya")) lalu enter.
3. Jenis Tiket
Kita mengambil Huruf Kedua dari Asal Kloter, maka dapat kita buat rumusnya sebagai berikut :
=IF(MID(C5,4,1)="E","Ekonomi","VIP") lalu enter.
4. Harga
Nah untuk Harga, agak ribet memang, kita menggabungkan And dan IF majemuk dalam bentuk yang sangat banyak, maka bisa kita buat rumusnya sebagai berikut :
=IF(AND(F5="Jakarta",G5="VIP"),2500000,IF(AND(F5="Jakarta",G5="Ekonomi"),2000000,IF(AND(F5="Bandung",G5="VIP"),2350000,IF(AND(F5="Bandung",G5="Ekonomi"),1950000,IF(AND(F5="Surabaya",G5="VIP"),2750000,2150000))))) Lalu tekan enter.
5. Asuransi
Karena Kota Kloter di sel F5, maka kita dapat menjawab soal dengan ketentuan tersebut sebagai berikut :
=IF(F5="Jakarta",(H5*5%),IF(F5="Bandung",(H5*3.5%),(H5*6%))) lalu tekan enter.
Baca Juga : Cara mudah Menggunakan perintah IF Tunggal dalam Microsoft Excel 
6. Total Bayar 
Karena Harga di sel H5 dan Asuransi di sel I5, maka dapat kita buat rumusnya sebagai berikut :
 =(H5+I5) lalu tekan enter.
Karena yang ditambahkan cuman asurans dan harga maka anda tidak perlu menggunakan rumus SUM untuk menjumlahkan Harga dan Asuransi tersebut.

7. Total
Untuk Total, anda dapat menggunakan rumus SUM dalam setiap sel Harga, Asuransi, dan Total Bayar.

Untuk menggunakan Rupiah agar mempercantik penampilan anda bisa mendrag bilangan tersebut, lalu Klik Format Cells, Dan pilih menu Accounting dan pilih Rp Indonesian pada Symbol.

Maka Hasil kerja dari soal tersebut akan seperti di bawah ini :


Sekian artikel yang saya bagikan kepada anda tentang Menggunakan IF Majemuk dalam Microsoft Excel. Jika masih kurang jelas atau ada pertanyaan, silahkan berkomentar dengan kata - kata yang sopan di kolom komentar yang sudah disediakan. Jika artikel ini bermanfaat bagi anda silahkan share/bagikan kepada teman anda yang kekurangan gizi artikel yang bermanfaat :). Jika anda ingin mengetahui artikel terbaru dari blog ini silahkan anda follow saya melalui Google+, Karena nilai (+) selalu bermanfaat kepada orang yang mendapat nilai (-) hehehe.
Read more

Tuesday, March 15, 2016

Menggunakan perintah IF Tunggal dalam Microsoft Excel

Tempat yang tepat untuk belajar Ilmu Komputer - Menggunakan perintah IF Tunggal dalam Microsoft Excel. Hallo pemirsa! Sebelumnya saya telah membagikan sebuah artikel tentang Memahami perintah dasar dalam Formula IF Microsoft Excel dengan MudahDi hari yang baru dan semangat baru ini saya akan membagikan artikel tentang Cara menggunakan perintah IF Tunggal dalam Microsoft Excel dengan mudah. Penggunaan IF ini memang sangat menguras logika pemikiran kita ya, apalagi ditambah harus mengkodingnya tambah ribet ya, makanya mungkin setelah anda membaca artikel ini anda akan pusing atau setengah pusing heheheheeh. Oke langsung saja saya perlihatkan bagaimana penggunaan perintah IF tunggal di Microsoft Excel yang akan saya bagikan dengan menggunakan contoh soal agar para pembaca bisa lebih mengerti dengan baik.

Di bawah ini saya mempunyai soal yang saya buat tentang DAFTAR NILAI SISWA, yaitu :



Dengan Ketentuan :
1. Nilai Akhir
Untuk nilai akhir cara menghitungnya adalah (Nilai UH dikali 60%) +  (Nilai UTS dikali 20%) + (Nilai UAS dikali 20%).

2. Kriteria I
Untuk Kriteria I, jika Nilai Akhir lebih dari 78 dan NEM lebih dari sama dengan 28 maka LULUS, selain ketentuan tersebut TIDAK LULUS.

3. Kriteria II
Untuk Kritera II, jika Nilai Akhir lebih dari 78 atau NEM lebih dari sama dengan 28 maka LULUS, selain ketentuan tersebut TIDAK LULUS.

4. Rank
Untuk Rank, Nilai Akhir tertinggi mendapatkan ranking 1.


Baca Juga : Memahami perintah dasar dalam Formula IF di Microsoft Excel dengan Mudah

Oke, saatnya kita membahas dari soal dan ketentuan tersebut :
1. Nilai Akhir
Karena UH di sel D4, UTS di sel E4, dan UAS di sel F4, maka rumus untuk Nilai Akhir adalah :
=(D4*60%)+(E4*20%)+(F4*20%) lalu enter
Kalau males ngetik untuk sel bawahnya tinggal tarik aja ya hehehe.

2. Kriteria I
Nilai Akhir terdapat pada sel G4, dan NEM terdapat di sel H4, maka bisa kita buat rumus untuk Kriteria I seperti dibawah ini :
=IF(AND(G4>78,H4>=28),"LULUS","TIDAK LULUS") lalu enter
INGAT! Kalau kita membuat character atau huruf kita harus menggunakan tanda petik (").
kenapa IF(AND ? karena kita membuat kata dan dari ketentuan soal tersebut.
Tanda koma (,) dalam rumus (G4>78,H4>=28) untuk mengganti kata dan dalam rumus AND tersebut, jadi bisa kita baca (G4>78 dan H4>=28).

3. Kriteria II
Nilai Akhir terdapat pada sel G4, dan NEM terdapat di sel H4, maka bisa kita buat rumus untuk Kriteria II seperti dibawah ini :
=IF(OR(G4>78,H4>=28),"LULUS","TIDAK LULUS") lalu enter
kenapa IF(OR ? karena kita membuat kata atau dari ketentuan soal tersebut.
Tanda koma (,) dalam rumus (G4>78,H4>=28) untuk mengganti kata atau dalam rumus AND tersebut, jadi bisa kita baca (G4>78 atau H4>=28).

4. Rank
Untuk cara membuat Rank, bisa kita buat rumusnya seperti dibawah ini :
=RANK(G4,$G$4:$G$8,0) lalu enter
Mungkin anda bingung dengan rumus RANK tersebut, mari kita bahas di bawah ini:
a.) Maksud dari G4 dalam rumus RANK tersebut menurut saya adalah mulainya dari sel G4.

b.) $G$4:$G$8 : apa itu? $G$4:$G$8 adalah nilai absolut atau nilai tetap dari G4 sampai G8 jadi jika kita ingin menarik (mengcopy), rumus tersebut tidak akan berubah nilainya.
Cara membuatnya adalah G4(pencet tombol F4) atau anda bisa mengetiknya sendiri hehehe.

c.) nilai 0 dalam rumus tersebut adalah Descending, sedangkan 1 adalah Ascending.

Baca Juga : Rumus dasar Microsoft Excel beserta contoh soalnya

Maka hasilnya akan seperti dibawah ini :



Sekian artikel yang saya bagikan kepada anda tentang Menggunakan perintah IF Tunggal dalam Microsoft Excel. Jika masih kurang jelas atau ada pertanyaan, silahkan berkomentar dengan kata - kata yang sopan di kolom komentar yang sudah disediakan. Jika artikel ini bermanfaat bagi anda silahkan share/bagikan kepada teman anda yang kekurangan gizi artikel yang bermanfaat :). Jika anda ingin mengetahui artikel terbaru dari blog ini silahkan anda follow saya melalui Google+, Karena nilai (+) selalu bermanfaat kepada orang yang mendapat nilai (-) hehehe.
Read more

Friday, March 11, 2016

Memahami perintah dasar dalam Formula IF di Microsoft Excel dengan Mudah

Tempat yang tepat untuk belajar Ilmu Komputer - Memahami perintah dasar dalam Formula IF Microsoft Excel dengan Mudah. Hello pemirsa, apa kabar? pasti baik bukan? kali ini saya akan membagikan artikel yang berisikan tentang cara cepat Memahami perintah dasar dalam Formula IF Microsoft Excel dengan Mudah. Sebelumnya saya telah membagikan artikel tentang Rumus dasar Microsoft Excel beserta contoh soalnya. Mungkin sebagian Anda pernah mempelajari Perintah IF di Microsoft Excel mulai dari SMA, tapi disini anda dapat mempelajari perintah IF kapan saja karena zaman yang semakin canggih dan banyaknya pengguna internet. Jadi sebelum saya membagikan artikel tentang penggunaan formula IF di Microsoft Excel, ada baiknya kita memahami dulu perintah dasar dalam Formula IF di Microsoft Excel. Mengapa? karena fungsi IF ini sangat menguras logika berpikir anda, sehingga jika memahami dasar-dasarnya dulu bisa diharapkan agar pemirsa menjadi lebih mudah dalam menggunakan fungsi IF ini.

Perintah Dasar dalam Formula IF di Microsoft Excel


1. Operator Logika


Fungsi Operator Logika ini adalah untuk menentukan ekspresi logika dan sebagai syarat untuk melakukan pilihan dalam penulisan rumus. Nah, macam-macam Operator Logika yaitu :

>         : Lebih Besar
<         : Lebih Kecil
>=       : Lebih Besar atau sama dengan
<=       : Lebih Kecil atau sama dengan
=         : Sama dengan
< >      : Tidak sama dengan

2. Ekspresi Logika


Ekspresi Logika ini adalah suatu pernyataan logika yang menghasilkan nilai TRUE (Benar) atau FALSE (Salah)

Misalkan : =7+3<9   hasilnya FALSE
Mengapa hasilnya FALSE? tentu kita mengetahui 7+3 adalah 10, harusnya nilai 10 lebih besar dari 9, sehingga Microsoft Excel memberikan hasil FALSE dalam pernyataan logika tersebut.

3. Gerbang Logika


a.) AND


Sintaks pada AND adalah :
=AND(ekspresi logika 1,ekspresi logika 2,ekspresi logika 3,…) maksimum 30 ekspresi logika.
Contoh : =AND(A1<15.B1>10)
Nah dari contoh tersebut bisa kita artikan bahwa apabila nilai pada sel A1 lebih kecil dari 15 dan sel B1 lebih besar dari 10, maka hasilnya TRUE.

b.) OR


sintaks pada OR adalah :
=OR(ekspresi logika 1, ekspresi logika 2, ekspresi logika 3,…..) maksimum 30 ekspresi logika.
Contoh : =OR(A1<15,B1>10)
Dalam contoh tersebut bisa kita artikan bahwa apabila pada nilai sel A1 lebih kecil dari 15 atau sel B1 lebih besar dari 10, maka hasilnya TRUE.

c.) NOT


sintaks pada NOT adalah :
=NOT(logika)
Contoh : =NOT(A1<15)
Dalam contoh tersebut bisa kita artikan bahwa apabila nilai pada sel A1 lebih kecil dari 15 maka hasilnya FALSE, dan apabila nilai pada sel A1 lebih besar dari 15 maka hasilnya TRUE.

Baca Juga : Rumus dasar Microsoft Excel beserta contoh soalnya

4. Fungsi IF


dalam Fungsi IF, terdapat 2 jenis IF, yaitu :

1.) IF Tunggal


sintaks pada IF Tunggal adalah :
=IF(ekspresi logika,nilai benar,nilai salah)
contoh : =IF(A1>=78,"LULUS","TIDAK LULUS")
Dalam contoh tersebut bisa kita artikan bahwa jika nilai pada sel A1 lebih besar atau sama dengan 78 maka hasilnya LULUS jika tidak maka hasilnya TIDAK LULUS.

Baca Juga : Cara mudah Menggunakan perintah IF Tunggal dalam Microsoft Excel

2. IF Ganda


Sintaks pada IF Ganda adalah :
=IF(ekspresi logika,nilai benar,IF(ekpresi logika,nilai benar,IF(…….)) maksimum 8 IF.
contoh : =IF(A1>=80,"Baik",IF(A1>=78,"Cukup","Kurang"))
Dalam contoh tersebut bisa kita artikan bahwa jika nilai pada sel A1 lebih besar atau sama dengan 80 maka hasilnya Baik, jika nilai pada sel A1 lebih besar atau sama dengan 78 maka hasilnya Cukup, Jika tidak memenuhi kedua persamaan tersebut maka hasilnya Kurang.
Baca Juga : Cara mudah Menggunakan IF Majemuk/Tunggal dalam Microsoft Excel

Sekian artikel yang saya bagikan kepada anda tentang Memahami perintah dasar dalam Formula IF Microsoft Excel dengan Mudah. Jika masih kurang jelas atau ada pertanyaan, silahkan berkomentar dengan kata - kata yang sopan di kolom komentar yang sudah disediakan. Jika artikel ini bermanfaat bagi anda silahkan share/bagikan kepada teman anda yang kekurangan gizi artikel yang bermanfaat :). Jika anda ingin mengetahui artikel terbaru dari blog ini silahkan anda follow saya melalui Google+, Karena nilai (+) selalu bermanfaat kepada orang yang mendapat nilai (-) hehehe.
Read more

Thursday, March 10, 2016

Rumus dasar Microsoft Excel beserta contoh soalnya

Tempat yang tepat untuk belajar Ilmu Komputer - Rumus dasar Microsoft Excel beserta contoh soalnya. Hello pemirsa, apa kabar? pasti baik bukan? kali ini saya akan membagikan artikel yang berisikan tentang apa saja Rumus dasar Microsoft Excel beserta contoh soalnya. Sebelumnya saya telah membagikan artikel tentang Sejarah, Pengertian, dan Fitur menarik dari Microsoft Excel. Jadi rumus - rumus dasar dari Microsoft Excel ini pastinya sering digunakan sehari - hari dalam penggunaan Microsoft Excel bahkan dalam tingkat sekolah formal pun juga mempelajar Microsoft Office Excel. Saya akan memperkenalkan kepada anda rumus dasar dari microsoft excel, tentu kalau cuman kenal juga belum tentu mengerti kan? nah saya akan membagikan kepada anda bagaimana cara penggunaan rumus tersebut yang tertera dalam contoh soal yang akan saya bagikan. Oke, jadi langsung aja ya cek rumusnya di bawah ini.


Rumus dasar Microsoft Excel



untuk menggunakan rumus microsoft excel, harus diawali dengan tanda sama dengan (=).

  • Tanda plus (+), digunakan untuk penjumlahan dua angka atau lebih
  • Tanda minus (-), digunakan untuk pengurangan dua angka atau lebih
  • Tanda bintang (*), digunakan untuk perkalian dua angka atau lebih
  • Tanda garis miring (/), digunakan untuk pembagian dua angka atau lebih
  • Tanda caret (^), digunakan untuk perpangkatan dua angka atau lebih
  • Tanda persen (%), digunakan untuk persentase dua angka atau lebih
  • SUM, digunakan untuk penjumlahan Total 
  • AVERAGE, digunakan untuk menampilkan hasil nilai rata-rata
  • COUNT, digunakan untuk mengitung banyaknya data yang hanya mempunyai nilai numerik
  • MAX, digunakan untuk mengetahui nilai yang paling tinggi/tertinggi dari data tersebut
  • MIN, digunakan untuk mengetahui nilai yang paling rendah/terendah dari data tersebut
  • IF, digunakan untuk membuat perintah-perintah tertentu
  • RANK, digunakan untuk mengurutkan posisi tingkatan dari suatu bilangan
  • ROUND, digunakan untuk membulatkan angka dari bilangan desimal
  • SQRT, digunakan untuk menampilkan hasil bilangan akar kuadrat
  • LOWER, digunakan untuk mengecilkan semua huruf pada suatu sel
  • UPPER, digunakan untuk membesarkan semua huruf pada suatu sel
  • LEFT, digunakan untuk mengambil beberapa huruf dari paling kiri
  • RIGHT, digunakan untuk mengambil beberapa huruf dari paling kanan
  • MID, digunakan untuk mengambil mengambil beberapa huruf dari beberapa urutan huruf paling kiri
  • CONCATENATE, digunakan untuk menambahkan huruf yang kita inginkan dari sel tersebut
  • LEN, digunakan untuk menghitung banyaknya huruf pada suatu sel
Baca Juga : Sejarah, Pengertian, dan Fitur menarik dari Microsoft Excel


Contoh Soal Microsoft Excel


1. Misalnya di sel A1 terdapat angka 16 dan di sel B1 terdapat angka 4. Hitunglah hasil penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan perpangkatan dari kedua sel tersebut.
Langsung saja kita jawab soal tersebut.
- Untuk penjumlahan, kita mengguanakan tanda plus (+)
   Rumus: =(A1+B1) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah 20

- Untuk pengurangan, kita menggunakan tanda minus (-)
   Rumus: =(A1-B1) lalu tekan enter 
   Maka hasilnya adalah 12

- Untuk perkalian, kita menggunakan tanda bintang (*)
   Rumus: =(A1*B1) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah 64

- Untuk pembagian, kita menggunakan tanda garis miring (/)
   Rumus: =(A1/B1) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah 4

- Untuk perpangkatan, kita menggunakan tanda caret (^)
   Rumus =(A1^B1) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah 65536

2. Misalnya di sel A1 sampai sel A5 terdapat angka berturut - turut, yaitu 15,18,10,30,25. Hitunglah jumlah total, rata-rata, nilai tertinggi, dan nilai terendah dari kelima sel tersebut.
Langsung saja kita jawab soal tersebut.
- Untuk jumlah total, kita menggunakan perintah SUM
   Rumus: =SUM(A1:A5) lalu tekan enter
   INGAT! tanda bagi (:) dalam penggunaan Microsoft Excel dibaca sampai, jadi pada rumus
   tersebut dibaca dari sel A1 sampai dengan sel A5.
   Maka hasilnya adalah 98

- Untuk rata-rata, kita menggunakan perintah AVERAGE
   Rumus: =AVERAGE(A1:A5) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah 19.6

- Untuk nilai tertinggi, kita menggunakan perintah MAX
   Rumus: =MAX(A1:A5) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah 30

- Untuk nilai terendah, kita menggunakan perintah MIN
   Rumus: =MIN(A1:A5) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah 10

3. Misalnya di sel A1 terdapat tulisan yaitu "Pleonora".
Langsung saja kita menerapkan beberapa kode yang bisa kita gunakan.
- Jika kita ingin mengecilkan semua huruf pada sel tersebut, berarti kita menggunakan perintah LOWER
   Rumus: =LOWER(A1) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah pleonora

- Jika kita ingin membesarkan semua huruf pada sel tersebut. berarti kita menggunakan perintah UPPER
   Rumus: =UPPER(A1) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah PLEONORA

- Jika kita mengambil 3 huruf dari paling kiri, berarti kita menggunakan perintah LEFT
   Rumus: =LEFT(A1,3) lalu tekan enter
   INFO angka tiga yang terdapat pada rumus left adalah pengambilan 3 huruf dari paling kiri
   Maka hasilnya adalah Ple

- Jika kita mengambil 3 huruf dari paling kanan, berarti kita menggunakan perintah RIGHT
   Rumus: =RIGHT(A1,3) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah ora

- Jika kita mengambil 2 huruf dari 4 huruf paling kiri, berarti kita menggunakan perintah MID
   Rumus: =MID(A1,4,2) lalu tekan enter
   Maka hasilnya adalah on

- Jika kita ingin menambahkan kata "Blog yang paling menarik", berarti kita menggunakan perintah
   CONCATENATE
   Rumus: =CONCATENATE(A1," Blog yang paling menarik")
   Maka hasilnya adalah Pleonora Blog yang paling menarik
   INGAT! Tanda petik (") digunakan hanya untuk menyisipkan huruf/character agar dapat terbaca
   oleh rumus Microsoft Excel.
Baca Juga : Memahami perintah dasar dalam Formula IF di Microsoft Excel dengan Mudah

Sekian artikel yang saya bagikan kepada anda tentang Rumus dasar Microsoft Excel beserta contoh soalnya. Jika masih kurang jelas atau ada pertanyaan, silahkan berkomentar dengan kata - kata yang sopan di kolom komentar yang sudah disediakan. Jika artikel ini bermanfaat bagi anda silahkan share/bagikan kepada teman anda yang kekurangan gizi artikel yang bermanfaat :). Jika anda ingin mengetahui artikel terbaru dari blog ini silahkan anda follow saya melalui Google+, Karena nilai (+) selalu bermanfaat kepada orang yang mendapat nilai (-) hehehe.

Read more

Tuesday, March 8, 2016

Sejarah, Pengertian, dan Fitur menarik dari Microsoft Excel

Microsoft Excel
Tempat yang tepat untuk belajar Ilmu Komputer - Sejarah, Pengertian, dan Fitur menarik dari Microsoft Excel. Hello pemirsa, apa kabar? pasti baik bukan? kali ini saya akan membagikan artikel yang berisikan tentang bagaimana Sejarah, Pengertian, dan Fitur menarik dari Microsoft Excel. Pasti udah pernah pakai kan Microsoft Excel? Sejak kapan anda memulai menggunakan Microsoft Office Excel? jika udah pernah, pernah mikir gak sebenarnya apa sih Microsoft Excel itu? apa sih fungsinya kita menggunakan Microsoft Excel? dan gimana ya sejarahnya sampai muncul Microsoft Excel yang bisa kita gunakan hingga hari ini? Oke untuk menjawab Pertanyaan tersebut langsung cek aja ya di bawah ini.

Pengertian dari Microsoft Excel


      Oke, apa yang dimaksud dari Microsoft Excel? Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation yang dapat dijalankan pada Microsoft Windows dan Mac OS.

Tentang Microsoft Excel


       Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program spreadsheet paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2013 yang diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2013.

Sejarah dari Microsoft Excel


       Bagaimana sejarah hingga terciptanya Microsoft Excel? Pada tahun 1982, Microsoft membuat sebuah program spreadsheet yang disebut dengan Multiplan, yang sangat populer dalam sistem operasi|sistem-sistem CP/M, tapi tidak dalam sistem MS-DOS mengingat di sana sudah berdiri saingannya, yakni Lotus 1-2-3. Hal ini membuat Microsoft memulai pengembangan sebuah program spreadsheet yang baru yang disebut dengan Excel, dengan tujuan, seperti yang dikatakan oleh Doug Klunder, "do everything 1-2-3 does and do it better/melakukan apa yang dilakukan oleh 1-2-3 dan lebih baik lagi".

           Versi pertama Excel dirilis untuk Macintosh pada tahun 1985 dan versi Windows-nya menyusul (dinomori versi 2.0) pada November 1987. Lotus ternyata terlambat turun ke pasar program spreadsheet untuk Windows, dan pada tahun tersebut, Lotus 1-2-3 masih berbasis MS-DOS. Pada tahun 1988, Excel pun mulai menggeser 1-2-3 dalam pangsa pasar program spreadsheet dan menjadikan Microsoft sebagai salah satu perusahaan pengembang aplikasi perangkat lunak untuk komputer pribadi yang andal. Prestasi ini mengukuhkan Microsoft sebagai kompetitor yang sangat kuat bagi 1-2-3 dan bahkan mereka mengembangkannya lebih baik lagi. Microsoft, dengan menggunakan keunggulannya, rata-rata merilis versi Excel baru setiap dua tahun sekali, dan versi Excel untuk Windows terakhir adalah Microsoft Office Excel 2010 (Excel 14), sementara untuk Macintosh (Mac OS X), versi terakhirnya adalah Excel for Mac.

            Pada awal-awal peluncurannya, Excel menjadi sasaran tuntutan perusahaan lainnya yang bergerak dalam bidang industri finansial yang telah menjual sebuah perangkat lunak yang juga memiliki nama Excel. Akhirnya, Microsoft pun mengakhiri tuntutan tersebut dengan kekalahan dan Microsoft harus mengubah nama Excel menjadi "Microsoft Excel" dalam semua rilis pers dan dokumen Microsoft. Meskipun demikian, dalam praktiknya, hal ini diabaikan dan bahkan Microsoft membeli Excel dari perusahaan yang sebelumnya menuntut mereka, sehingga penggunaan nama Excel saja tidak akan membawa masalah lagi. Microsoft juga sering menggunakan huruf XL sebagai singkatan untuk program tersebut, yang meskipun tidak umum lagi, ikon yang digunakan oleh program tersebut masih terdiri atas dua huruf tersebut (meski diberi beberapa gaya penulisan). Selain itu, ekstensi default dari spreadsheet yang dibuat oleh Microsoft Excel hingga versi 11.0 (Excel 2003) adalah *.xls sedangkan mulai Microsoft Office Excel 2007 (versi 12.0) ekstensi default-nya adalah *.xlsx yang mendukung format HTML namun dengan isi yang sama memiliki ukuran file yang lebih kecil jika dibandingkan dengan versi-versi Excel sebelumnya.

             Excel menawarkan banyak keunggulan antar muka jika dibandingkan dengan program spreadsheet yang mendahuluinya, tapi esensinya masih sama dengan VisiCalc (perangkat lunak spreadsheet yang terkenal pertama kali): Sel disusun dalam baris dan kolom, serta mengandung data atau formula dengan berisi referensi absolut atau referensi relatif terhadap sel lainnya.

             Excel merupakan program spreadsheet pertama yang mengizinkan pengguna untuk mendefinisikan bagaimana tampilan darispreadsheet yang mereka sunting: font, atribut karakter, dan tampilan setiap sel. Excel juga menawarkan penghitungan kembali terhadap sel-sel secara cerdas, di mana hanya sel yang berkaitan dengan sel tersebut saja yang akan diperbarui nilanya (di mana program-program spreadsheet lainnya akan menghitung ulang keseluruhan data atau menunggu perintah khusus dari pengguna). Selain itu, Excel juga menawarkan fitur pengolahan grafik yang sangat baik.

              Ketika pertama kali dibundel ke dalam Microsoft Office pada tahun 1993, Microsoft pun mendesain ulang tampilan antar muka yang digunakan oleh Microsoft Word dan Microsoft PowerPoint untuk mencocokkan dengan tampilan Microsoft Excel, yang pada waktu itu menjadi aplikasi spreadsheet yang paling disukai.

              Sejak tahun 1993, Excel telah memiliki bahasa pemrograman Visual Basic for Applications (VBA), yang dapat menambahkan kemampuan Excel untuk melakukan automatisasi di dalam Excel dan juga menambahkan fungsi-fungsi yang dapat didefinisikan oleh pengguna (user-defined functions/UDF) untuk digunakan di dalamworksheet. Dalam versi selanjutnya, bahkan Microsoft menambahkan sebuah integrated development environment (IDE) untuk bahasa VBA untuk Excel, sehingga memudahkan programmer untuk melakukan pembuatan program buatannya. Selain itu, Excel juga dapat merekam semua yang dilakukan oleh pengguna untuk menjadi [macro], sehingga mampu melakukan automatisasi beberapa tugas. VBA juga mengizinkan pembuatan form dan kontrol yang terdapat di dalam worksheet untuk dapat berkomunikasi dengan penggunanya. Bahasa VBA juga mendukung penggunaan DLL ActiveX/COM, meski tidak dapat membuatnya. Versi VBA selanjutnya menambahkan dukungan terhadap [class module] sehingga mengizinkan penggunaan teknik pemrograman berorientasi objek dalam VBA

               Fungsi automatisasi yang disediakan oleh VBA menjadikan Excel sebagai sebuah target virus-virus macro. Ini merupakan problem yang sangat serius dalam dunia korporasi hingga para pembuat antivirus mulai menambahkan dukungan untuk mendeteksi dan membersihkan virus-virus macro dari berkas Excel. Akhirnya, meski terlambat, Microsoft juga mengintegrasikan fungsi untuk mencegah penyalahgunaan macro dengan menonaktifkan macro secara keseluruhan, atau menngaktifkan macro ketika mengaktifkan workbook, atau mempercayai macro yang dienkripsi dengan menggunakan sertifikat digital yang tepercaya.

Fungsi dari kegunaan Microsoft Excel


     Mungkin anda bertanya-tanya, apa saja sih fungsi dari Microsoft Excel? berikut fungsi dari microsoft Excel :

1. Membuat sebuah laporan keuangan

2. Membuat Daftar Nilai

3. Membuat daftar hadir

4. Melakukan operasi kali,bagi, rerataan dengan cepat

5. Menghitung Kurs Mata Uang

6. Membuat Grafik dan Tabel dari suatu penghitungan

7.Membuat diagram batang,diagram garis dan diagram lingkaran

8. Membantu kita dalam menyelesaikan soal-soal logika dan matematika

9. Membuat presentasi jadi lebih praktis dan mudah

10.Menyajikan data secara tepat,rapi dan akurat

Fitur yang menarik dari Microsoft Excel


      apa saja fungsi yang terdapat di Mirosoft Excel? berikut adalah fungsi yang terdapat di Microsoft Excel :
1. Formula Bar
    salah satu fitur yang menarik dari Microsoft Excel adalah Formula Bar, di formula bar anda bisa mengedit data pada sebuah sel dan bahkan anda bisa membuat rumus dengan kode/perintah terentu, misalkan SUM untuk menjumlahkan, AVERAGE perintah untuk rata-rata, Max untuk mengetahui nilai tertinggi, MIN untuk mengetahui nilai terendah, dan lain-lain.

2. Hyperlink
    Hyperlink yang terdapat dalam tab insert adalah fitur yang menarik lainnya, karen kegunaan hyperlink juga sangat penting yaitu untuk menyisipkan hyperlink.

3. Grup Calculation
    Grup Calculation yang terdapat di tab formulas juga merupakan fitur yang sangat menarik, karena disitu terdapat Calculation Options yang digunakan untuk menentukan kapan formula akan dihitung. Calculate Now yang digunakan untuk menghitung semua formula dalam workbook saat ini juga. Calculate Sheet yang digunakan untuk menghitung semua formula dalam worksheet saat ini juga.

Dan masih banyak fitur yang menarik lainnya yang terdapat di Microsoft Excel.

Beberapa Format yang anda dapat save di Microsoft Excel 2010


1. Excel Workbook

2. Excel Macro-Enabled Workbook

3. Excel Binary Workbook

4. Excel 97-2003 Workbook

5. XML Data

Beberapa Ekstensi dari Microsoft Excel


  • [.xls], merupakan format default Microsoft Excel sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA.
  • [.xlt], merupakan format untuk template worksheet Microsoft Excel sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA.
  • [.XML], atau yang disebut sebagai XML Spreadsheet. Tidak mampu menampung macro VBA.
  • [.xla], merupakan format untuk Excel Add-in sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA, mengingat tujuannya adalah untuk menambahkan kemampuan Microsoft Excel.
  • [.xlsx], merupakan format default worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML. Tidak dapat menyimpan macro VBA, karena alasan keamanan. Sebenarnya merupakan sebuah arsip terkompres berformat ZIP dengan struktur dokumen yang terdiri atas dokumen teks XML. Adalah pengganti dari format [.xls] yang kuno.
  • [.xlsm], merupakan format worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML, tapi dapat menyimpan macro VBA.
  • [.xlsb], merupakan format worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML, tapi dikodekan dalam bentuk biner. Format ini memiliki keunggulan lebih kepat dibuka dan lebih efisien, mengingat tujuan dibuatnya format ini adalah untuk menangani worksheet yang sangat besar yang terdiri atas puluhan ribu baris atau ratusan kolom.
  • [.xltm], merupakan format untuk template worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML tapi mampu menyimpan macro VBA. Merupakan pengganti dari format [.xlt].
  • [.xlam], merupakan format untuk Excel Add-in untuk menambah kemampuan Excel 12. Secara default mampu menangani macro VBA, mengingat tujuannya adalah menambahkan kemampuan Excel.
Sekian artikel yang saya bagikan kepada anda tentang Sejarah, Pengertian, dan Fitur menarik dari Microsoft ExcelJika masih kurang jelas atau ada pertanyaan, silahkan berkomentar dengan kata - kata yang sopan di kolom komentar yang sudah disediakan. Jika artikel ini bermanfaat bagi anda silahkan share/bagikan kepada teman anda yang kekurangan gizi artikel yang bermanfaat :). Jika anda ingin mengetahui artikel terbaru dari blog ini silahkan anda follow saya melalui Google+, Karena nilai (+) selalu bermanfaat kepada orang yang mendapat nilai (-) hehehe.

Read more